
Boink: "Apa itu cinta? Bagaimana aku bisa menemukannya, guru?"
Guru: "Ada ladang yg luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan jgn mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yg kamu anggap paling menakjubkan, itu artinya kamu telah menemukan cinta."
Boink pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dgn tangan kosong, tanpa membawa apapun.
Guru: "Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?"
Boink: "Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik). Sebenarnya aku telah menemukan yg paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yg lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tidak aku ambil ranting itu. Saat kulanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari kalo ranting2 yg kutemukan kemudian tak sebagus ranting yg tadi, jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya."
Guru: "Jadi ya itulah cinta."
Di hari yg lain,
Boink: "Apa itu perkawinan, guru? Bagaimana saya bisa menemukannya?"
Guru: "Ada hutan yg subur di depan sana. Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh menebang satu pohon saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yg paling tinggi, karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan."
Boink pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dgn membawa pohon. Pohon itu bukanlah pohon yg segar/ subur, dan tidak juga terlalu tinggi. Pohon itu biasa2 saja.
Guru: "Mengapa kamu memotong pohon yg seperti itu, ink?"
Boink: "sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah menjelajah hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dgn tangan kosong. Jadi dikesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah buruk2 mamat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini. Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya."
Guru: "Dan ya itulah perkawinan."
oOo
Cinta itu semakin dicari, maka semakin tidak ditemukan.
Cinta adanya di dalam lubuk hati, ketika dapat menahan keinginan dan harapan yg lebih.
Ketika pengharapan dan keinginan yg berlebih akan cinta, maka yg didapat adalah kehampaan... tiada sesuatupun yg didapat, dan tidak dapat dimundurkan kembali. Waktu dan masa tidak dapat diputar mundur. Terimalah cinta apa adanya, sobat...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar